KESEHATAN

Hypnotherapy

adalah terapi yang dilakukan pada subjek dalam hypnosis.
Kata “hypnosis” adalah kependekan dari istilah James Braid’s (1843) “neuro-hypnotism”, yang berarti “tidurnya sistem syaraf”. Orang yang terhipnotis menunjukan karakteristik tertentu yang berbeda dengan yang tidak, yang paling jelas adalah mudah disugesti. Hypnotherapy sering digunakan untuk memodifikasi perilaku subjek, isi perasaan, sikap, juga keadaan seperti kebiasaan disfungsional, kecemasan, sakit sehubungan stress, manajemen rasa sakit, dan perkembangan pribadi.
Hypnosis didefinisikan sebagai suatu kondisi pikiran dimana fungsi analitis logis pikiran direduksi sehingga memungkinkan individu masuk ke dalam kondisi bawah sadar (sub-conscious/unconcious), di mana tersimpan beragam potensi internal yang dapat dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan kualitas hidup. Individu yang berada pada kondisi “hypnotic trance” lebih terbuka terhadap sugesti dan dapat dinetralkan dari berbagai rasa takut berlebih (phobia), trauma ataupun rasa sakit. Individu yang mengalami hypnosis masih dapat menyadari apa yang terjadi di sekitarnya berikut dengan berbagai stimulus yang diberikan oleh terapis.
Terapi hypnosis (hypnotherapy) kini merupakan fenomena ilmiah, namun hingga kini masih belum terdapat definisi yang jelas, bagaimana sebenarnya mekanisme kerja hypnotherapy. Beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa hypnotherapy menstimulir otak untuk melepaskan neurotransmiter, zat kimia yang terdapat di otak, encephalin dan endhorphin yang berfungsi untuk meningkatkan mood sehingga dapat merubah penerimaan individu terhadap sakit atau gejala fisik lainnya.
Sementara menurut Profesor John Gruzelier, seorang pakar psikologi di Caring Cross Medical School, London, guna menginduksi otak dilakukan dengan mem provokasi otak kiri untuk non aktif dan memberikan kesempatan kepada otak kanan untuk mengambil kontrol atas otak secara keseluruhan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat otak fokus pada suatu hal secara monoton menggunakan suara dengan intonasi datar (seolah-olah tidak ada hal penting yang perlu diperhatikan).
Secara umum mekanisme kerja hypnotherapy sangat terkait dengan aktifitas otak manusia. Aktifitas ini sangat beragam pada setiap kondisi yang diindikasikan melalui gelombang otak yang dapat diukur menggunakan alat bantu EEG (Electroenchepalograph). Berikut diuraikan berbagai gelombang otak disertai dengan aktifitas yang terkait:
• Beta ( 14 – 25 Hz)(normal);
Atensi, kewaspadaan, kesigapan, pemahaman, kondisi yang lebih tinggi diasosiasikan dengan kecemasan, ketidaknyamanan, kondisi lawan/lari
• Alpha (8 – 13 Hz)(meditatif);
Relaksasi, pembelajaran super, fokus relaks, kondisi trance ringan, peningkatan produksi serotonin, kondisi pra-tidur, meditasi, awal mengakses pikiran bawah sadar (unconscious)
• Theta (4 – 7 Hz)(meditatif);
Tidur bermimpi (tidur REM/Rapid Eye Movement), peningkatan produksi catecholamines (sangat vital untuk pembelajaran dan ingatan), peningkatan kreatifitas, pengalaman emosional, berpotensi terjadinya perubahan sikap, peningkatan pengingatan materi yang dipelajari, hypnogogic imagery, meditasi mendalam, lebih dalam mengakses pikiran bawah sadar (unconscious)
• Delta (0,5 – 3 Hz)(tidur dalam);
Tidur tanpa mimpi, pelepasan hormon pertumbuhan, kondisi non fisik, hilang kesadaran pada sensasi fisik, akses ke pikiran bawah sadar (unconscious) dan memberikan sensasi yang sangat mendalam ketika diinduksi dengan Holosinc
Perkembangan Hypnosis (Hipnotis) dan Hypnotherapy (Hipnoterapi) di Indonesia
Istilah “Hypnosis” di Indonesia baru populer sejak tahun 2002 dimana para Hypnotist dan Hypnotherapist yang ada di Indonesia membentuk kelompok yang menjadi suatu lembaga pelatihan Hypnosis di Indonesia. Pada masa itu istilah Hypnosis lebih dikenal dengan nama “Hipnotis”. Hipnotis pada masa itu dikenal sebagai suatu “ilmu” yang sarat dengan nuansa magis dan sihir. Hipnotis memiliki citra buruk dan menjadi momok yang menakutkan di masyarakat, karena melalui berita-berita yang disampaikan melalui media massa, hipnotis merupakan suaut kemampuan untuk mempengaruhi orang sehingga orang yang dipengaruhi tunduk dan patuh atas setiap perintah sang penghipnotis. Banyak sekali kasus kejahatan yang “katanya” menggunakan hipnotis, dimana sang korban bertemu dengan seseorang tidak dikenal yang mulanya berpura-pura bertanya tentang suatu hal (alamat rumah, waktu, berpura-pura kenal, dsb) dengan ramah, yang kemudian sang korban dihipnotis untuk kemudian diambil harta bendanya (dompet, jam tangan, perhiasan, dsb) dan bahkan hingga diajak ke atm untuk mengambil seluruh isi tabungannya untuk kemudian diberikan kepada sang penghipnotis. Dengan pemberitaan di media massa, masyarakat menjadi resah dan takut atas perbuatan oknum-oknum hipnotis tersebut.
Hypnosis / Hipnosis:
Jika terdapat 1001 ahli hypnosis (hypnotists) di dunia ini, maka akan terdapat 1001 definisi mengenai hypnosis, dan dari 1001 definisi yang ada tidak ada yang salah, semua benar, hanya ada definisi yang menggunakan kalimat yang panjang dan yang pendek ….
hypnosis adalah sebuah proses dimana seorang profesional kesehatan seperti dokter atau terapis yang mempunyai kahlian khusus memberi sugesti kepada klien, pasien, atau subyek untuk dapat merasakan perubahan dalam perasaan, persepsi terhadap suatu hal, pikiran, atau kelakuan.
Hipnosis dilakukan dengan teknik induksi. Walaupun terdapat banyak teknik induksi yang berbeda, tapi kebanyakan induksi adalah dengan pemberian sugesti kepada klien atau pasien untuk merasa rileks atau santai, tenang, dan merasa menjadi lebih baik.
Sugesti untuk membayangkan atau memikirkan hanya pikiran yang menyenangkan juga biasanya diberikan dalam suatu proses hypnosis.
Setiap orang rang merasakan keadaan terhypnosis secara berbeda-beda. Beberapa orang menggambarkan perasaan mereka sebagai kesadaran yang teralihkan, sementara orang lain menggambarkan hypnosis sebagai keadaan dimana perhatian mereka menjadi sangat fokus pada suatu hal sehingga merasa sangat tenang dan santai.
Sebagian orang ada yang sangat responsif terhadap sugesti yang diberikan, sementara ada juga yang tidak terlalu responsif.
Kemampuan orang untuk menerima sugesti hypnosis dapat terhambat oleh perasaan takut dan yang timbul dari miskonsepsi (kesalahpahaman) terhadap hypnosis.
Tetapi pada dasarnya semua orang yang normal dapat terhypnosis.
Berlawanan dengan gambaran hypnosis di buku, film atau televisi, orang yang sudah terhypnosis tidak kehilangan kesadaran dan ingatan mereka, kecuali jika sugesti untuk amnesia sengaja diberikan.
Definisi di atas dibuat oleh:
(Executive Committee of the American Psychological Association Division of Psychological Hypnosis [1993, Fall]. Psychological Hypnosis: A Bulletin of Division 30, 2, p. 7.)

PIKIRAN BAWAH SADAR
Pikiran bawah sadar adalah tempat emosi dan imajinasi, jika seseorang menanamkan pikiran positif ke pikiran bawah sadar dirinya maka akan menuai hasil yang positif, namun kalau negatif maka akan menuai hasil yang negatif.

Sifat pikiran bawah sadar adalah dia tidak pernah memilih-milih, dan tidak pernah menolak apa yang ditanamkan, sekali dia menerima maka hal itu akan diwujudkan.

Pikiran sadar manusia adalah gerbang dari pikiran bawah sadarnya. Sebelum sesuatu hal masuk ke pikiran bawah sadar maka terlebih dahulu melalui seleksi oleh pikiran sadarnya. Maka pikiran sadar inilah yang menentukan mana yang dapat masuk ke pikiran bawah sadar mana yang tidak boleh.

Seandainya tidak ada pikiran sadar maka akan sangat bahaya bagi manusia itu karena apa yang masuk dipikiran-pikirannya akan lepas kontrol dan masuk pikiran bawah sadar.

hypnosis pada prinsipnya adalah membuka gerbang antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar dengan mengistirahatkan pikiran sadarnya sehingga sugesti-sugesti yang diberikan tidak diolah pikiran sadar.

Dengan terbukanya gerbang kesadaran ini berarti seseorang akan mudah sekali dipengaruhi dan diperintahkan sesuai dengan apa yang dimasukkan ke pikiran bawah sadarnya.

Ketika seseorang berada dalam keadaan terhypnosis dia bukannya tidak sadar, dia tetap sadar namun kesadarannya berada di pikiran kondisi bawah sadar.

Kalau seseorang di pikiran kondisi tidak sadar seperti tidur, pingsan, atau koma, namun kalau berada dalam kondisi pikiran bawah sadar (berarti masih sadar) seseorang akan berada dalam keadaan aram temaram, remang-remang, suasana sadar tapi tidak mampu lagi untuk mengolah pikiran secara lebih detil, menerima saja yang lewat tidak mempedulikan dia harus memilih apa.

Pegistirahatan pikiran sadar dapat dilakukan dengan menghentikan sejenak anggota tubuh yang dikendalikan oleh pikiran sadar, seperti tangan, kaki, badan dan sebagainya.
Hal ini dapat dilakukan melalui konsentrasi ataupun relaksasi.

Dari dinamika hypnosis seperti ini maka sebenarnya seseorang dapat melakukan self hypnosis sehingga apa-apa yang menjadi keinginannya dapat ditanamkan yang nantinya akan dimanifestasikan oleh pikiran bawah sadarnya untuk tujuan-tujuan yang bersifat positif.

Hypnotherapy adalah terapi dengan menggunakan metode hypnosis.

Hypnotherapy merupakan sebuah metode ilmiah. Tidak ada kaitan dengan unsur klenik apa pun, dan Hypnotherapy merupakan penyembuhan tanpa penggunaan obat-obat kimia.

Hypnotherapy sebenarnya merupakan gabungan dari hypnosis dan therapy. Bentuk therapy yang dilakukan adalah dengan pemberian sugesti (saran) terhadap pikiran bawah sadar (subconscious mind / gelombang otak Alpha – Theta) klien atau pasien (jika hypnotherapsit-nya dokter).

Subconscious mind (pikiran bawah sadar / gelombang otak Apha – Theta) adalah lawan dari conscious mind (pikiran sadar yang berada pada gelombang otak Beta).

Conscious mind dipenuhi dengan penilaian, tidak demikian dengan subconscius mind. Pikiran bawah sadar ini teramat luas. Ia ibarat lautan, semantara pulau kecil yang tampak dari luar itulah pikiran sadar.

Orang yang melakukan therapy deng hypnosis disebut dengan Hypnotherapist.

Menurut definisi dari Achmad Ridwan Sudirjo,SH,CH,RH,CI,LAPHP., pendiri Heaven Hypnotherapy:

“Hypnotherapist adalah orang yang secara khusus mempelajari ilmu hypnosis dan menerapkan ilmunya untuk membantu orang lain atau kliennya dengan cara mengakses pikiran bawah sadarnya, menemukan penyebab masalah yang tertanam di pikiran bawah sadar kliennya, menyelesaikan masalah klienya, dengan memberi sugesti positif ke pikiran bawah sadar kliennya yang yang mengandung unsur terapi, kemudian mengajari kliennya melakukan untuk self-hypnosis”.

Semua hypnotherapist boleh memberi definisi terhadap hypnotherapy, asal faktor-faktor utama, yaitu hypnosis, pikiran bawah sadar, therapy dengan sugesti positif, dan mengajarkan self hypnosis terdapat di dalam definisinya.

Hypnoteraphy merupakan salah satu cabang hypnosis yang dimanfaatkan untuk kepentingan penyembuhan problema (penyakit) psikis, psikosomatis, menghilangkan bad habit, pengembangan diri dan lain-lain.
Cabang-cabang hypnosis lainnya adalah stage hypnosis (untuk hiburan), forensic hypnosis (untuk korban dan saksi dari suatu peristiwa kriminal), dan experimental hypnosis (hypnosis untuk penelitian dan eksperimen).

Melalui sejarah yang panjang. akhirnya pada tahun 1955, The British Medical Association mengakui hypnosis sebagai salah satu therapy medis yang sah. Sementara The American Medical Association mengakuinya sejak 1958. Dilanjutkan dengan pengakuan dari The American Psychological Association pada tahun 1960.

Hypnotherapy merupakan salah satu bentuk psychotherapy dalam dunia psikiatri. Namun demikian, hypnotherapy juga bisa digunakan pada pasien nonpsikiatrik.

Pengobatan model ini bisa digabungkan dengan jenis pengobatan lainnya. Banyak dokter terutama ahli bedah dan anestesi yang terlatih dalam masalah Hypnotherapy. Demikian pula dokter gigi serta para perawat. Sayangnya, hingga kini masih banyak orang yang enggan menjalani hypnoterapy. Hal ini dikarenakan pengertian yang salah mengenai hypnosis dan Hypnotherapy.

Orang yang terhypnosis sebenarnya tidak berada dalam keadaan tidur yang sesungguhnya.

Walaupun menggunakan perintah berupa kata ‘tidur’, kata itu tidak membuat pasien tidur sesungguhnya.

Klien tetap dalam keadaan sadar, serta mampu mengobservasi perilakunya selama dalam keadaan trance.

Ia menyadari segala sesuatu yang diperintahkan serta dapat menolak sesuatu yang bertentangan dengan keinginan atau norma-norma umum. Selain itu, sebelum proses ini dilakukan, telah ada kesepakatan antara klien dan hypnotherapist untuk menjalani penyembuhan melalui Hypnotherapy.

Melakukan Hypnotherapy terhadap klien sama halnya dengan melakukan therapy lainnya. Klien harus tahu persis mengapa diperlukan bantuan hypnosis dalam therapynya, serta keunggulan apa yang didapatkan dibandingkan model therapy lainnya. Proses Hypnotherapy juga harus dilakukan dengan jelas, terbuka, dan tanpa paksaan.

Hypnotherapyst sebagai fasilitator dan klien sebagai subjek perlu menjalani kerjasama yang baik sebelum proses hypnosis dimulai.

Menurut Dr. Tubagus Erwin Kusuma, Sp.Kj (K), klien yang dihypnosis berperan sebagai subjek. Ini berarti pasienlah yang menentukan apa yang akan dilakukan. Sementara hypnotherapist hanya berperan sebagai fasilitator. Bila sudah terampil, lanjut dosen Hypnosis Kedokteran FKUI ini, pasien tidak perlu lagi peran fasilitator sehingga hypnosis bisa dilakukan sendiri (self hypnosis).

Pengobatan model ini bisa digabungkan dengan jenis pengobatan lainnya. Banyak dokter terutama ahli bedah dan anestesi yang terlatih dalam masalah Hypnotherapy. Demikian pula dokter gigi serta para perawat.

Hypnosis di masa lalu indentik dengan kondisi tidur, terbaring, atau tidak bergerak. Pada masa kini, hypnosis lebih ditekankan pada kondisi relaksasi fisik dan mental (progressive relaxation).

Program melalui sugesti yang diberikan kepada klien harus positif. Ini mengingat klien tidak memiliki kemampuan merangkum (sintesis) karena kecerdasan pikiran sadarnya menurun.

Kasus seperti apa saja yang bisa mendapatkan Hypnotherapy? Dr. Erwin mengungkapkan, klien dengan kasus stress, kecemasan, depresi dan fobia adalah yang paling sering ditangani dengan Hypnotherapy.

Hypnosis Kedokteran kini terbagi atas Hipnopromosi (meningkatkan kesehatan dengan hipnotis bagi orang sehat), Hipnoprevensi (mencegah gangguan kesehatan dengan hypnosis bagi orang sehat), Hypnotherapy (penyehatan dengan hinosis bagi orang yang mempunyai masalah), serta masih ada hypnosis untuk rehabilitasi bagi orang cacat.

Hypnosis juga digunakan di bidang kebidanan (hypnobirthing) dan kedokteran gigi (hypnodontics).

Hypnotherapy dapat menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok, judi, kleptomania, trauma psikologis (kekerasan, perkosaan), serta dapat mempercepat penyembuhan ketergantungan narkoba.

Di samping itu juga dapat membantu mengatasi luka bakar, melenyapkan timbulnya kutil, serta mampu menyembuhkan penyakit seperti asma, sinusitis, arthritis, mabuk laut, gangguan menstruasi, tekanan darah tinggi, stroke, impotensi, anorgasmia, mengatasi rasa sakit (kasus kanker, persalinan, dan pencabutan gigi).

Hypnosis juga digunakan untuk mengatasi kecemasan di pikiran bawah sadar sehingga pasien mampu untuk menghadapi realitas, seperti pada kasus phobia, cemas, gangguan psikomatik, ataupun kebiasaan buruk. Klien diajak untuk relaks secara fisik dan mental dengan memusatkan perhatian melalui sarana fiksasi berupa suara, tatapan, dan sentuhan secara berulang dan monoton. Ini membuat klien merasa rileks dan semakin santai.
Bagaimana Proses Hypnotherapy?
• Untuk mengakses alam sadar, Hypnotherapist memerlukan kerja sama klien. Karena proses hypnosis pada Hypnotherapy ini harus dilakukan secara terbuka dan tanpa paksaan.
• Hypnotherapist juga akan banyak bertanya mengenai problema yang Anda rasakan. Misalnya, sejak kapan Anda merasa stres, apa akibat stres ini bagi Anda, masa lalu Anda. Semakin detil cerita Anda, semakin mudah bagi Hypnotherapist menemukan penyebab problema anda. Dan, semakin mudah pula ia bisa memasukkan sugesti yang dapat membuat problema Anda hilang atau berkurang. Hypnotherapist yang baik, sebelum menghypnosis Anda, akan bercerita mengenai teknik-teknik yang akan dilakukannya, sekaligus efek yang mungkin timbul dari hipnotis yang akan dilakukan.
• Setelah itu Anda akan diminta berbaring, dan perlahan-lahan (biasanya untuk penanda memakai hitungan) Anda akan dibawa ke alam bawah sadar. Dibawah pengaruh hypnosis, tubuh klien berada dalam keadaan deep state of relaxation dimana denyutan nadi dan gerakan pernafasan melambat, regangan otot melemah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan keseluruhan sistem tubuh bekerja lebih efisien tanpa adanya peranan stress. Kesimpulan dari keseluruhan teori tersebut menjelaskan hypnosis dalam Hypnotherapy bukan tipuan terhadap pikiran melainkan dorongan untuk mempercepat proses fisiologis dalam tubuh.
• Fase awal therapy, Hypnotherapist membantu tubuh menjadi relaks dengan teknik induksi seperti membantu fokus pikiran atau beberapa bentuk dorongan imajinasi. Setelah masuk ke fase terhypnosis mereka memperdalam fase ini untuk memfokuskan pikiran dalam bentuk relaksasi organ tubuh. Pada tahapan berikut sugesti terhadap pikiran diberikan dalam bahasa hypnosis spesifik, sekaligus menghilangkan asosiasi negatif dalam pikiran. Proses ini diakui para ahlinya berkaitan erat dengan kooperatif klien dan membantu mempercepat proses tersebut bukan merubah sama sekali pengaruh pikiran sadar klien.
• Bagaimana Memilih Hipnotherapist yang Baik?
dibutuhkan minimum 100 jam yang meliputi teori dan praktikum dibawah bimbingan seorang instruktur yang bersertifikat. Jangan sekali-kali mencoba melakukan hypnoterapy sendiri.
Hypnotherapy tidak bisa dipelajari hanya dengan membaca buku-buku tentang Hypnotherapy. Untuk mempelajari HypnotherapyHypnotherapy juga bukan ilmu murahan yang dapat dipelajari dalam dua hari. Bahkan, tidak semua dokter atau psikolog bisa melakukannya.
Syarat mutlak bagi seorang Hypnotherapist adalah menguasai ilmu hypnotherapy dengan baik, mengetahui batas-batas kemampuannya, good listener, berwawasan luas, mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, berani, menjaga kode etik profesi serta bertanggung jawab.
Anda bisa bertanya ke Fakultas Psikiatri dan Psikologi UI di Depok. Selain itu, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, kini sudah terdapat Pusat Hypnosis Kedokteran RSPAD.
TIPS MEMILIH HYPNOTHERAPIST YANG BAIK:
• Pilihlah hypnotherapist yang membuat Anda bisa merasa nyaman bersamanya dan Anda pun merasa mempercayainya. Karena, dasar untuk meghipnotis adalah kepercayaan.
• Sudah berapa lama ia menjadi Hypnotherapist?
• Apakah ia adalah seorang “certified hypnotherapist” atau
• Dimana ia mempelajari Hypnotherapy?
• Asosiasi Hypnotherapy apa saja yang diikutinya?
• Apakah spesialisasinya dalam Hypnotherapy?
• Apakah dia pernah menangani kasus penyakit stres atau depresi? Apakah ia memiliki teknik tertentu menyembuhkan masalah ini?
• Berapa klien yang telah ditangani dan bagaimana tingkat keberhasilannya?
• Apakah Hypnotherapist tersebut terdaftar di Dinas Kesehatan setempat? Karena Pemerintah melalui Undang Undang Tentang Kesehatan juga telah mengatur tentang pelayanan kesehatan oleh orang-orang selain dokter yang menguasai ilmu pengobatan atau penyembuhan lainnya.

Mengenal Kekuatan Pikiran Bawah Sadar ….
1. Pikiran bawah sadar menengendalikan semua proses vital tubuh manusia dan mengetahui jawaban dari segala persoalan Anda.
2. Pikiran bawah sadar tidak pernah tidur, ia selalu bekerja mengatur semua organ vital di tubuh Anda.
3. Yakin sepenuhnya kepada pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar, dan dapat menjawab semua pertanyaan dari permaslahan Anda. Suatu kali dalam hidup Anda pasti Anda pernah mengalaminya.
4. Masa depan Anda, tersimpan di dalam pikiran bawah sadar Anda. Yakinlah pikiran bawah sadar Anda akan menuntun dan membimbing Anda, karena semua kebaikan adalah milik Anda. Percaya dan terima harapan yang datang, maka harapan yang terbaik untuk Anda akan datang.
5. Yakin dengan pikiran bawah sadar dalam berkarya atau bekerja.
6. Anda bisa merubah diri Anda, dengan memberikan rancangan baru yang Anda kehendaki kepada pikiran bawah sadar Anda.
7. Apa yang Anda yakini dalam pikiran bawah sadar akan terwujud dalam pikiran sadar Anda dan akan terjadi menjadi suatu kenyataan.
8. Pikiran bawah sadar tidak pernah membangkang. Ia menerima apa yang diperintahkan oleh Anda. Anda dapat memerintahkan alam bawah sadar anda agar Anda sehat, sukses, kaya, bagahagia, dan semua hal yang bersifat positif.
9. Pikiran bawah sadar adalah penjaga gerbang, fungsi utamanya adalah untuk menjauhkan Anda dari pikiran dan tindakan negatif.
10. Semua penyakit dan masalah berasal dari pikiran. Pikiran yang sehat akan membuat tubuh Anda senantiasa sehat.
11. Hanya ada satu proses penyembuhan, yaitu dengan keyakinan yang dibimbing oleh pikiran bawah sadar. Maka ingatkan diri Anda berulang kali, bahwa kekuatan penyembuh ada di dalam pikiran bawah sadar Anda.
12. Pikiran bawah sadar ibarat ladang untuk bibit di tanah, tanamkan bibit yang baik di dalam pikiran bawah sadar Anda, pelihara dengan harapan yang baik, maka ia akan tumbuh subur di dalam pikiran bawah sadar Anda bagaikan taman yang indah.
13. Anda adalah nakhoda bagi jiwa, tubuh, dan nasib Anda. Anda mampu merubah nasib anda, jika Anda percaya pikiran bawah sadar anda akan melakukannya untuk anda.
14. Menggambarkan hasil akhir yang anda inginkan akan diwujudkan secara nyata oleh pikiran bawah sadar Anda.
15. Buatlah rencana tanpa terlalu menggantungkan diri pada metode tradisional, karena bagaimanapun untuk semua persoalan selalu tersedia jawaban dan pemecahannya.
16. Imajinasi adalah kekuatan Anda yang paling hebat. Bayangkan apa yang terjadi pada diri anda tanpa mempunyai imajinasi.
17. Pikiran bawah sadar akan membuat imajinasi Anda menjadi kenyataan.
18. Sukses berarti kehidupan yang berhasil. Jika pikiran Anda tenang, hati bahagia, dan melakukan hanya hal yang Anda sukai, berarti Anda telah sukses.

KLIK BANNER INI
Insomnia, stress, kecemasan ….
Kesulitan tidur atau insomnia adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari; sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak.

Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya seseorang tidur, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri. Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas.

Menurut National Institute of Health (1995) Insomnia atau gangguan sulit tidur dibagi menjadi tiga yaitu insomnia sementara (intermittent) terjadi bila gejala muncul dalam beberapa malam saja.
Insomnia jangka pendek (transient) bila gejala muncul secara mendadak tidak sampai berhari-hari, kemudian insmonia kronis (Chronic) gejala susah tidur yang parah dan biasanya disebabkan oleh adanya gangguan kejiwaan.

Penyebab insomnia intermitten dan transient antara lain stress, kebisingan, udara yang terlalu dingin atau terlalu panas, tidur tidak di tempat biasanya, berubahnya jadwal tidur dan efek samping dari obat-obatan. Sedangkan insomnia yang kronik disebabkan oleh beberapa faktor terutama secara fisik dan mental disorder.

Secara lebih rinci Soresso membagi penyebab munculnya gangguan tidur menjadi 6 yaitu :
1. Farmakologis, pemakaian obat-obatan
2. Medis, misalnya sakit kepala, kesulitan bernafas
3. Genetik, memiliki darah keturunan dari penderita insomnia yang parah
4. Konsumsi tembakau atau alkohol
5. Psikiatris, misalnya gangguan emosi, kecemasan, schizoprenia, somatoform
6. Gangguan psikologis, setelah mengalami pengalaman traumatis, ditinggal orang yang dicintai dan frustrasi kesulitan mencoba untuk tidur.

Penyembuhan terhadap insomnia tergantung dari penyebab yang menimbulkan insomnia.
Bila penyebabnya adalah kebiasaan yang salah atau lingkungan yang kurang kondusif untuk tidur maka terapi yang dilakukan adalah merubah kebiasaan dan lingkungannya.
Sedangkan untuk penyebab psikologis maka konseling dan terapi relaksasi dapat digunakan untuk mengurangi gangguan sulit tidur, terapi ini merupakan bentuk terapi psikologis yang mendasarkan pada teori-teori perilaku.
Dasar pikiran relaksasi adalah sebagai berikut. Relakasasi merupakan pengaktifan dari saraf parasimpatetis yang menstimulasi turunnya semua fungsi yang dinaikkan oleh sistem saraf simpatetis, dan menstimulasi naiknya semua fungsi yang diturunkan oleh saraf simpatetis.
Masing-masing saraf parasimpatetis dan simpatetis saling berpegaruh maka dengan bertambahnya salah satu aktivitas sistem yang satu akan menghambat atau menekan fungsi yang lain.
Ketika seseorang mengalami gangguan tidur maka ada ketegangan pada otak dan otot sehingga dengan mengaktifkan saraf parasimpatetis dengan teknik relaksasi maka secara otomatis ketegangan berkurang sehingga seseorang akan mudah untuk masuk ke kondisi tidur.

Berbagai macam bentuk relaksasi yang sudah ada adalah relaksasi otot, relaksasi kesadaran indera, relaksasi meditasi, yoga dan relaksasi hypnosis.
STRES
Stres adalah respon non spesifik tubuh yang muncul saat dibutuhkan. Stres berbeda definisi dengan meningkatnya kegelisahan atau kecemasan. Stres itu hal normal, namun harus dikendalikan agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan tubuh dan jiwa.

Karena tubuh merespon berbagai bentuk stres fisik atau psikologis, berbagai perubahan pada tubuh dapat diprediksikan. Seperti meningkatnya denyut jantung, naiknya tekanan darah (sistole dan diastole) serta sekresi hormon perangsang. Respon terhadap stres ini terjadi apakah stres itu sifatnya negatif atau positif.

Istilah gampangnya adalah mekanisme ‘fight or flight’. Stres yang berkelanjutan dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menerima tambahan tekanan dalam bentuk psikologis atau fisik.
Bagaimana tanda-tanda stres? Ada sejumlah sinyal jelas saat Anda mengalami stres, yakni:
1. Mudah tersinggung
2. Naiknya tekanan jantung
3. Meningkatnya tekanan darah
4. Sulit tidur
5. Sakit kepala
6. Sakit pencernaan/sakit maag
7. Merasa gelisah tanpa sebab
8. Sakit di leher atau punggung bagian bawah

Stres akan lebih mudah dikendalikan saat seseorang menyadari datangnya stres di awal. Bagaimana caranya mengelola stres agar tak terus berlanjut? Berikut sejumlah tips yang dapat Anda tiru agar stres dapat Anda hindari:
Olah raga teratur setiap hari termasuk 20 menit latihan aerobik
Konsumsi menu seimbang, banyak kandungan serat seperti sayur dan buah.
Hindari kafein, karena zat ini mungkin menyebabkan insomnia dan kegelisahan.
kurangi konsumsi gula rafinasi. Kelebihan gula menyebabkan fluktuasi berulang pada level gula darah, menambah tekanan pada fungsi fisik tubuh.
Kurangi alkohol dan obat-obatan. Zat-zat ini menambah sakit kepala dan menambah depresi
Tidur cukup selama tujuh jam di malam hari
Luangkan waktu setiap hari dengan relaksasi, seperti yoga, berdoa juga meditasi
Mandi air hangat (dengan shower jika ada)
Berlibur
Selalu berpikir positif dan optimis
KECEMASAN (ANXIETY):
Cemas timbul akibat adanya respons terhadap kondisi stres atau konflik. Rangsangan berupa konflik, baik yang datang dari luar maupun dalam diri sendiri, itu akan menimbulkan respons dari sistem saraf yang mengatur pelepasan hormon tertentu. Akibat pelepasan hormon tersebut, maka muncul perangsangan pada organ-organ seperti lambung, jantung, pembuluh daerah maupun alat-alat gerak. Karena bentuk respons yang demikian, penderita biasanya tidak menyadari hal itu sebagai hubungan sebab akibat.

Apakah seseorang akan mengalami anxietas atau tidak dan berapa beratnya, sangat tergantung pada berbagai faktor. Faktor itu ada yang bersumber pada keadaan biologis, kemampuan beradaptasi/mempertahankan diri terhadap lingkungan yang diperoleh dari perkembangan dan pengalamannya, serta adaptasi terhadap rangsangan, situasi atau stressor yang dihadapi.

Setiap anxietas selalu melibatkan komponen kejiwaan maupun organobiologik walaupun pada tiap individu bentuknya tidak sama. Kebanyakan gejala tersebut merupakan penampakan dari terangsangnya sistem saraf otonom maupun viceral.

Penderita ada yang mengeluh menjadi sering kencing atau malah sulit kencing, mulas, mencret, kembung, perih di lambung, keringat dingin, berdebar-debar, darah tinggi, sakit kepala dan sesak napas. Pada sistem alat gerak dapat timbul kejang-kejang, nyeri otot, keluhan seperti rematik dan lainnya.

Pada kasus yang lebih berat dapat menimbulkan kepanikan (panic attack). Pada orang-orang sibuk, eksekutif yang selalu mendambakan vitalitas dan kebetulan kena anxietas tetapi dia menyadari adanya gejala berupa darah tinggi atau berdebar-debar seperti mau serangan jantung, misalnya akan menimbulkan rasa takut yang berlebihan sehingga dapat menjadi stressor baru yang lebih besar.
Gejala-Gejala Panic Attack:
Bagi mereka yang merasa panik, gejalanya adalah sebagai berikut.
• Jantung berdebar kencang
• Kesulitan mengatur napas
• Dada terasa sakit
• Wajah memerah dan berkeringat
• Merasa sakit
• Gemetar
• Pusing
• Mulut terasa kering
• Merasa perlu pergi ke toilet
• Merasa lemas

Pengalaman ini dapat terjadi dengan sangat cepat sampai seseorang bahkan merasa bahwa mereka sedang mengalami serangan jantung. Meskipun, kekuatiran ini justru rasa panik itu sendiri.

Beberapa orang dapat juga merasa bahwa reaksi tubuh mereka sangat ekstrim dan sangat tidak terkontrol. Bahkan, mereka merasa hanya sebagai pengamat dari apa yang terjadi pada tubuh mereka sendiri.

Meskipun mereka tidak menjelaskan pengalaman di luar tubuh, mereka mendeskripsikan perasaan seolah-olah terpisah dari apa yang sedang terjadi. Atau seolah-olah seluruh situasi yang mereka alami tidak lah nyata.

Hal ini mengacu pada ‘depersonalisasi’. Kata itu terdengar lebih melegakan dibanding serangan panic attack, padahal hal itu bahkan lebih tidak menyenangkan.

Terdapat sekelompok orang lainnya yang mengalami panic attack secara spontan. Hal ini biasanya dihubungkan dengan kecemasan umum – gejala ini dapat memuncak apabila terus menerus berlangsung. Tetapi, panic attack juga dapat terjadi pada saat yang tidak terduga. Apabila hal ini terjadi, ketakutan dapat terbangun kembali bila terjadi situasi yang sama dan dapat mengarah menjadi suatu fobia atau kecemasan umum.
Dengan demikian, hilang-timbulnya serangan anxietas menjadi siklus yang semakin lama semakin berat sehingga dapat menyebabkan penderita jatuh ke kondisi yang sangat buruk. Biasanya pengalaman terhadap serangan tersebut menjadi traumatik sehingga bila ada keadaan atau kejadian yang mirip dengan trauma tersebut akan menimbulkan serangan ulang.

DEPRESI:
Depresi biasanya terjadi saat stress yang dialami oleh seseorang tidak kunjung reda, dan depresi yang dialami berkorelasi dengan kejadian dramatis yang baru saja terjadi atau menimpa seseorang, misalnya kematian seseorang yang sangat dicintai atau kehilangan pekerjaan yang sangat dibanggakan. Depresi adalah masalah yang bisa dialami oleh siapapun di dunia ini.

Menurut sebuah penelitian di Amerika, 1 dari 20 orang di Amerika setiap tahun mengalami depresi, dan paling tidak 1 dari 5 orang pernah mengalami depresi sepanjang sejarah kehidupan mereka. Di Indonesia, banyak kasus depresi terjadi sebagai akibat dari krisis yang melanda beberapa tahun belakangan ini. Masalah PHK, sulitnya mencari pekerjaan, sulitnya mempertahankan pekerjaan dan krisis keuangan adalah masalah yang sekarang ini sangat umum menjadi pendorong timbulnya depresi di kalangan profesional.
Menurut seorang ilmuwan terkemuka yaitu Phillip L. Rice (1992), depresi adalah gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai seluruh proses mental (berpikir, berperasaan dan berperilaku) seseorang. Pada umumnya mood yang secara dominan muncul adalah perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan.

Penyebab
Mungkin di antara Anda ada yang pernah mengalami depresi tanpa tahu sebab musababnya sampai membuat Anda semakin depresi karena tidak ketemu jawabannya. Akhirnya Anda jadi uring-uringan sendiri, semua jadi serba salah karena menurut Anda, tak seorang pun yang bakal memahami masalah Anda; bagaimana bisa mengharapkan bantuan orang lain jika sudah demikian keadaannya ?

Sebenarnya penyebab depresi bisa dilihat dari faktor biologis (seperti misalnya karena sakit, pengaruh hormonal, depresi pasca-melahirkan, penurunan berat yang drastis) dan faktor psikososial (misalnya konflik individual atau interpersonal, masalah eksistensi, masalah kepribadian, masalah keluarga) . Ada pendapat yang menyatakan bahwa masalah keturunan punya pengaruh terhadap kecenderungan munculnya depresi.

Gejala
Individu yang terkena depresi pada umumnya menunjukkan gejala psikis, gejala fisik & sosial yang khas, seperti murung, sedih berkepanjangan, sensitif, mudah marah dan tersinggung, hilang semangat kerja, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya konsentrasi dan menurunnya daya tahan. Sebelum kita menjelajah lebih lanjut untuk mengenali gejala depresi, ada baiknya jika kita mengenal apakah artinya gejala. Gejala adalah sekumpulan peristiwa, perilaku atau perasaan yang sering (namun tidak selalu) muncul pada waktu yang bersamaan. Gejala depresi adalah kumpulan dari perilaku dan perasaan yang secara spesifik dapat dikelompokkan sebagai depresi. Namun yang perlu diingat, setiap orang mempunyai perbedaan yang mendasar, yang memungkinkan suatu peristiwa atau perilaku dihadapi secara berbeda dan memunculkan reaksi yang berbeda antara satu orang dengan yang lain. Gejala-gejala depresi ini bisa kita lihat dari tiga segi, yaitu gejala dilihat dari segi fisik, psikis dan sosial. Secara lebih jelasnya, kita lihat uraian di bawah ini.

Gejala Fisik
Menurut beberapa ahli, gejala depresi yang kelihatan ini mempunyai rentangan dan variasi yang luas sesuai dengan berat ringannya depresi yang dialami. Namun secara garis besar ada beberapa gejala fisik umum yang relatif mudah dideteksi. Gejala itu seperti :
• (sulit tidur, terlalu banyak atau terlalu sedikit)
• Pada umumnya, orang yang mengalami depresi menunjukkan perilaku yang pasif, menyukai kegiatan yang tidak melibatkan orang lain seperti nonton TV, makan, tidur
• Penyebabnya jelas, orang yang terkena depresi akan sulit memfokuskan perhatian atau pikiran pada suatu hal, atau pekerjaan. Sehingga, mereka juga akan sulit memfokuskan energi pada hal-hal prioritas. Kebanyakan yang dilakukan justru hal-hal yang tidak efisien dan tidak berguna, seperti misalnya ngemil, melamun, merokok terus menerus, sering menelpon yang tak perlu. Yang jelas, orang yang terkena depresi akan terlihat dari metode kerjanya yang menjadi kurang terstruktur, sistematika kerjanya jadi kacau atau kerjanya jadi lamban.
• Orang yang terkena depresi akan kehilangan sebagian atau seluruh motivasi kerjanya. Sebabnya, ia tidak lagi bisa menikmati dan merasakan kepuasan atas apa yang dilakukannya. Ia sudah kehilangan minat dan motivasi untuk melakukan kegiatannya seperti semula. Oleh karena itu, keharusan untuk tetap beraktivitas membuatnya semakin kehilangan energi karena energi yang ada sudah banyak terpakai untuk mempertahankan diri agar tetap dapat berfungsi seperti biasanya. Mereka mudah sekali lelah, capai padahal belum melakukan aktivitas yang berarti
• Jelas saja, depresi itu sendiri adalah perasaan negatif. Jika seseorang menyimpan perasaan negatif maka jelas akan membuat letih karena membebani pikiran. .
Gejala Psikis
Perhatikan baik-baik gejala psikis di bawah ini, apakah Anda atau rekan Anda ada yang mempunyai tanda-tanda seperti di bawah ini :
• Kehilangan rasa percaya diri. Penyebabnya, orang yang mengalami depresi cenderung memandang segala sesuatu dari sisi negatif, termasuk menilai diri sendiri. Pasti mereka senang sekali membandingkan antara dirinya dengan orang lain. Orang lain dinilai lebih sukses, pandai, beruntung, kaya, lebih berpendidikan, lebih berpengalaman, lebih diperhatikan oleh atasan, dan pikiran negatif lainnya.
• Sensitif. Orang yang mengalami depresi senang sekali mengkaitkan segala sesuatu dengan dirinya. Perasaannya sensitif sekali, sehingga sering peristiwa yang netral jadi dipandang dari sudut pandang yang berbeda oleh mereka, bahkan disalahartikan. Akibatnya, mereka mudah tersinggung, mudah marah, perasa, curiga akan maksud orang lain (yang sebenarnya tidak ada apa-apa), mudah sedih, murung, dan lebih suka menyendiri.
• Merasa diri tidak berguna. Perasaan tidak berguna ini muncul karena mereka merasa menjadi orang yang gagal terutama di bidang atau lingkungan yang seharusnya mereka kuasai. Misalnya, seorang manajer mengalami depresi karena ia dimutasikan ke bagian lain. Dalam persepsinya, pemutasian itu disebabkan ketidakmampuannya dalam bekerja dan pimpinan menilai dirinya tidak cukup memberikan kontribusi sesuai dengan yang diharapkan.
• Perasaan bersalah. Perasaan bersalah terkadang timbul dalam pemikiran orang yang mengalami depresi. Mereka memandang suatu kejadian yang menimpa dirinya sebagai suatu hukuman atau akibat dari kegagalan mereka melaksanakan tanggung jawab yang seharusnya dikerjakan. Banyak pula yang merasa dirinya menjadi beban bagi orang lain dan menyalahkan diri mereka atas situasi tersebut.
• Perasaan terbebani. Banyak orang yang menyalahkan orang lain atas kesusahan yang dialaminya. Mereka merasa terbeban berat karena merasa terlalu dibebani tanggung jawab yang berat.
Gejala Sosial
Jangan heran jika masalah depresi yang berawal dari diri sendiri pada akhirnya mempengaruhi lingkungan dan pekerjaan (atau aktivitas rutin lainnya).

Bagaimana tidak, lingkungan tentu akan bereaksi terhadap perilaku orang yang depresi tersebut yang pada umumnya negatif (mudah marah, tersinggung, menyendiri, sensitif, mudah letih, mudah sakit).

Problem sosial yang terjadi biasanya berkisar pada masalah interaksi dengan rekan kerja, atasan atau bawahan. Masalah ini tidak hanya berbentuk konflik, namun masalah lainnya juga seperti perasaan minder, malu, cemas jika berada di antara kelompok dan merasa tidak nyaman untuk berkomunikasi secara normal. Mereka merasa tidak mampu untuk bersikap terbuka dan secara aktif menjalin hubungan dengan lingkungan sekalipun ada kesempatan.
KLIK BANNER INI
Heaven Hypnotherapy Clinic and Training
( A NON PROFIT CLINIC AND TRAINING UNDER TRIYASA MANDIRI HUMANITARIAN FOUNDATION)
“MAKING TOMORROW BETTER THAN TODAY”
Jalan Sindang Sirna 23 – Bandung 40153 – Indonesia
Telephone: +62 22 204 2323
SMS: 022-7600-8899 / 0813-2277-8989
E-mail: info@heavenhypnotherapy.com

Bandung – Jakarta – Denpasar
REFERRAL HYPNOTHERAPIST:
Semarang – Solo – Jogjakarta – Madiun

Izin Dinas Kesehatan Kota Bandung
NO: 445 / 3039 – Dinkes. 30 STPT / IV / 08
Hypnoslimming
Hypnosis dapat digunakan untuk menurunkan berat badan, dan Anda akan mendapatkan berat badan dan bentuk tubuh ideal seperti yang Anda inginkan.
Program hypnosis ini dinamakan dengan Hypnoslimming / Weight Loss Hypnosis.

Banyak sekali usaha yang dilakukan oleh orang– orang untuk dapat melakukan program menurunkan berat badan, namun seringkali gagal karena yang menjadi penyebab utama seseorang untuk gemuk adalah sikap & perilakunya untuk senantiasa gemuk (pola makan, cara memilih makanan yang tidak sehat, dan mengkonsumsi makanan-makanan yang tidak diperlukan).

Dengan hypnosis, pikiran dapat diprogram untuk mengarahkan sikap dan perilaku makan Anda untuk menurunkan berat badan, sehingga tidak heran jika selepas dari Hypnoslimming ada dorongan dari diri Anda untuk mengubah pola makan, rajin berolah raga, bahkan pola hidupnya secara umum.

HypnoBirthing

HypnoBirthing merupakan sebuah paradigma baru dalam pengajaran melahirkan secara alami.
Teknik ini mudah dipelajari, melibatkan relaksasi yang mendalam, pola pernapasan lambat dan petunjuk cara melepaskan endorfin dari dalam tubuh (relaksan alami tubuh) yang memungkinkan calon ibu menikmati proses kelahiran yang aman, lembut, cepat dan tanpa proses pembedahan.
HypnoBirthing dicetuskan berdasarkan buku yang ditulis oleh pakar ginekologi Dr. Grantly Dick-Read, yang memublikasikan buku Childbirth Without Fear pada 1944. Terapi HypnoBirthing selanjutnya dikembangkan oleh Marie Mongan, pendiri HypnoBirthing Institute.
Terapi ini mengajarkan para ibu untuk memahami dan melepaskan Fear-Tension-Pain Syndrome yang seringkali menjadi penyebab kesakitan dan ketidaknyamanan selama proses kelahiran.
Saat kita merasa takut, tubuh mengalihkan darah dan oksigen dari organ pertahanan non esensial menuju kelompok otot besar di wilayah kaki dan tangan. Akibatnya, area wajah ‘ditinggalkan’, makanya ada ungkapan “pucat karena ketakutan”. Dalam situasi yang menakutkan, tubuh mempertimbangkan bahwa uterus atau rahim dipandang sebagai organ ‘tidak penting’ . Menurut Dr. Dick-Read, rahim pada perempuan yang ketakutan secara kasat mata memang tampak putih.
HypnoBirthing mengeksplorasi mitos bahwa memang rasa sakit adalah hal yang wajar dan dibutuhkan saat melahirkan normal. Saat perempuan yang melahirkan terbebas dari rasa takut, otot-otot di tubuhnya termasuk otot rahim akan mengalami relaksasi, yang akan membuahkan proses kelahiran yang lebih mudah dan bebas stres.
Dalam beberapa kasus, tahapan proses kelahiran juga menjadi lebih pendek, mengurangi kelelahan selama perjuangan melahirkan bayi dan ibu akan tetap segar, penuh energi setelah melahirkan.
“Bisa dikatakan HypnoBirthing membuat Anda melahirkan bebas dari rasa takut, tidak bebas dari rasa sakit, meskipun beberapa perempuan mengalami proses melahirkan tanpa rasa sakit sama sekali,” ujar Mongan. “Mengurangi ketakutan akan membuat tubuh ibu bekerja seperti yang seharusnya.”
Dengan memahami betapa efektifnya jawaban tubuh terhadap proses melahirkan yang lebih lembut, seorang ibu HypnoBirthing memiliki keahlian secara lisan dan visual mengenai kemampuan alaminya dalam mengikuti cara alami ideal melahirkan.
Secara cepat ibu akan belajar mempercayai insting melahirkan pada tubuhnya, bahwa tubuhnya diciptakan untuk bekerja dalam irama yang selaras saat mengeluarkan bayi ke dunia.
“Ada perbedaan besar antara HypnoBirthing dan kelas pendidikan melahirkan lainnya, dan ini bukanlah hanya potongan hipnotis. HypnoBirthing lebih menekankan melahirkan dengan cara positif, lembut, aman dan bagaimana mencapainya denganmudah,” ujar Mongan.
Pada 1958, the American Medical Association menyetujui terapi dengan menggunakan hipnosis, meski sejuah ini terapi hipnosis yang dipakai untuk memudahkan proses kelahiran bayi belum banyak diketahui publik
Hypnosex
Terapi hypnosis adalah sebuah metode yang cukup fenomenal belakangan ini. Terapi ini bahkan mampu menyejajarkan diri’ sebagai salah satumetode pengobatan dan penyembuhan, terutama untuk penyakit fisik yang berkaitan dengan kejiwaan (psikosomatis)

Problema kehidupan seksual adalah salah satu problema yang dapat diatasi dengan hypnotherapy (hypnosex), seperti:
– Impotensi yang disebabkan oleh stress atau kecemasan.
– Ereksi yang kurang sempurna
– Lack of lubrication (lubrikasi yang kurang pada wanita
– Anorgasmia (tidak dapat mencapai orgasme) pada wanita.

Menurut Dr. Tubagus Erwin Kusuma, Sp.KJ (K) psikiater sekaligus seorang hypnotherapist, 40% problema seksual berasal dari fisik yang sedang bermasalah. Selebihnya, problema seksual terbanyak biasanya berasal dari masalah yang non fisik alias psikis (60%). Masalah psikis itu seperti stress, trauma, phobia, korban pemerkosaan, kekerasan seksual dalam rumah tangga dan lainnya.
Ejakulasi prematur (ejakulasi dini) adalah ejakulasi yang terjadi terlalu dini (sebelum waktunya), yaitu biasanya sebelum, pada saat atau segera setelah penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina).
Ejakulasi dini bisa menimbulkan masalah pada pasangan suami-istri.
Jika sang suami telah mengalami ejakulasi sebelum istrinya mencapai orgasme, maka sang istri akan merasakan ketidakpuasan dan menjadi kesal.
GEJALA
Ejakulasi terjadi sebelum penderita maupun pasangannya menginginkannya (terjadi sebelum atau segera setelah penetrasi).
PENYEMBUHAN
Secara umum, yang perlu dilakukan untuk mengatasi kelainan ini adalah latihan dan relaksasi, seperti yang sering dilakukan oleh seorang Hypnotherapist.
Dengan teknik stop and go, penderita dilatih untuk mentolerir tingkat kepuasan yang tinggi, tanpa mengalami ejakulasi.
Penis dirangsang, baik secara manual maupun melalui hubungan badan, sampai penderita merasa bahwa dia akan mengalami ejakulasi. Rangsangan kemudian dihentikan, dan kemudian dimulai lagi 20-30 detik kemudian.
Pada awalnya, mitra seksual penderita berlatih tehnik ini dengan perangsangan manual dan kemudian pada saat melakukan hubungan badan. Dengan melakukan latihan ini, lebih dari 95% penderita berhasil menngendalikan ejakulasinya selama 5-10 menit atau bahkan lebih lama.
Teknik tersebut juga membantu mengurangi kecemasan, yang seringkali menjadi penyebab timbulnya ejakulasi dini.
Kadang ejakulasi dini disebabkan oleh masalah psikis yang lebih serius, sehingga penderita perlu menjalani psikoterapi diantaranya dengan Hypnotherapy.
KLIK BANNER INI
Heaven Hypnotherapy Clinic and Training
Gelombang Otak Manusia dalam Hypnosis:
Beta – Alpha – Theta – Delta …..
Melalui data – data yang direkam dari Electro-encephalography (EEG), diidentifikasikan dari impuls elektrik yang dipancarkan oleh otak ada empat macam frekuensi gelombang otak (brainwave) yang pokok.
Gelombang otak manusia dipengaruhi oleh perbedaan fungsi otak kanan dan otak kiri.
Otak kanan berperan dalam menciptakan emosi, fantasi, imajinasi, dan pikiran bawah sadar, sedangkan otak kiri sangat sadar, berfungsi untuk berpikir, logis dan analitis.
Di bawah ini adalah urutan gelombang otak manusia di dalam aktifitasnya:

Beta (14 – 40 cps) Normal:
Contohnya pada saat kita aktif belajar, bekerja, kita dalam keadaan terjaga sepenuhnya.

Alpha (8 – 13 cps) Light Trance:
Contohnya pada saat kita santai atau melamun, berada dalam kondisi trance ringan, peningkatan produksi serotonin, kondisi pra-tidur, meditasi, fase awal untuk mengakses pikiran bawah sadar (subconscious).

Theta (4 – 7 cps ) Medium Trance:
Contohnya pada saat kita mengantuk, dan bersiap untuk tidur. Tidur REM/Rapid Eye Movement, peningkatan produksi catecholamines (sangat vital untuk pembelajaran dan ingatan), peningkatan kreatifitas, pengalaman emosional, berpotensi terjadinya perubahan sikap, peningkatan pengingatan materi yang dipelajari, hypnogogic imagery, meditasi mendalam, fase lebih dalam untuk mengakses pikiran bawah sadar (subconscious mind).

Delta (1 – 3 cps) Deep Trance :
Kita tertidur dengan sangat nyenyak, kadang mengigau, sukar dibangunkan. Di dalam konteks hypnoterapy, keadaan ini disebut dengan somnabulism.
Proses hypnoterapy dapat berlangsung jika gelombang otak klien sudah memasuki tahapan Alpha sampai Theta.

Umumnya, selama proses hypnosis orang menjadi lebih reseptif (mudah menerima) sugesti positif yang diberikan seorang hipnoterapis, menyebabkan mereka berubah dalam cara merasakan, menerima saran, kepercayaan terhadap suatu hal, pola berpikir dan berperilaku.

Ketrampilan seorang hypnoterapist, dan kerjasama dengan klien, sangat diperlukan agar klien dapat memasuki alam hipnosis (dunia bawah sadar), mulai dari dalam kondisi light trance sampai medium trance secara mudah.
Pemberian sugesti oleh seorang hipnoterapist tidak bisa dilakukan pada saat klien berada dalam keadaan deep trance, karena klien tidak dapat mendengar sugesti yang diberikan pada saat klien teridur. Jika klien tertidur, biasanya sang hypnoterapist akan melakukan tapping lembut di kening klien, agar klien dapat keluar dari kondisi deep trance.
Sebaiknya jika ingin menjalani hypnoterapy, klien tidak sedang dalam keadaan sangat capai atau mengantuk. Jika hanya ingin tidur, dapat Anda lakukan di rumah saja karena tidur di rumah gratis, jika Anda tertidur di tempat praktek seorang hypnoterapist, Anda tetap harus membayarnya!
KLIK BANNER INI
Hipnoterapi adalah suatu bentuk terapi dengan memberdayakan tenaga jiwa bawah sadar, berupa energi sinar elektro magnetik satu oktaf dari Far Infra Red Rays (FIR), yang mempunyai panjang gelombang 6-14 mikron.
Dokter, menggunakan hipnoterapi berdasarkan Standar Kompetensi Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia (Indonesian Medical Council) dalam rangka terapi kedokteran sebagai salah satu layanan Hipnosis Kedokteran, yaitu Hipnosis Kedokteran Kuratif (Early diagnosis and promt traetment); disamping Hipnosis Kedokteran Promotif (Health promotion), Hipnosis Kedokteran Preventif (Prevention of diseases) serta Hipnosis Kedokteran Habilitatif (Habilitative Medical Hypnosis) untuk kasus retardasi dan Hipnosis Kedokteran Rehabilitatif (Rehabilitative Medical Hypnosis) untuk kasus regresi.

Paramedik, menggunakan hipnoterapi dibawah pengawasan dokter.

Psikiater, menggunakan hipnoterapi sebagai salah satu bentuk dari Psikoterapi, disamping Somaterapi (farmakoterapi dan fisioterapi seperti ECT / listrik. light therapy / sinar) dan Sosioterapi (WHO: bio-psiko-sosial), dengan Tingkat Kemapuan (Level of Expected Ability) 1 – 4 (knows – does).

Psikolog, menggunakan hipnoterapi sebagai salah satu bentuk Psikoterapi, dalam rangka Hipnosis Klinik Kuratif, disamping Hipnosis Klinik Promotif, Hipnosis Klinik Preventif, Hipnosis Klinik Habilitatif dan Hipnosis Klinik Rehabilitatif. Juga, penggunaan hipnosis untuk bidang psikologi lainnya, seperti pendidikan, penelitian, manajemen, peningkatan sumber daya manusia, dsb.

Hipnoterapis tanpa ketrampilan lain, menggunakan hipnoterapi sebagai satu-satunya terapi; sehingga disamping menguasai ilmu pengetahuan dan seni ketrampilannya (knowledge and skills, science and art, teori dan praktek), juga perlu mengetahui benar, tujuh hal berikut ini:

1. Alasan penggunaaan hipnoterapi (Indications)
2. Pencegahan penggunaan hipnoterapi untuk kasus tertentu (Precautions)
3. Pantangan penggunaan hipnoterapi (Contra Indications)
4. Efek Samping yang dapat timbul pada hipnoterapi (Side Effects)
5. Penanggulangan efek samping dari hipnoterapi (Side Effects Management)
6. Bahaya yang mungkin timbul pada penggunaan hipnoterapi (Dangers of hypnotherapy)
7. Aspek Hukum dan Etika dari hipnoterapi (Legal and ethical aspects of hypnotherapy)

Oleh:
dr. H. Tubagus Erwin Kusuma, Sp.KJ.(K)
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa / Medical Hypnotherapist

UNDANG-UNDANG NO 23 TAHUN 1992 TENTANG KESEHATAN

Hypnotherapist Sebagai Profesi di Bidang Kesehatan yang Dibina Pemerintah

Singkatnya, definisi dari seorang hypnotherapist adalah seorang therapist yang menggunakan hypnosis sebagi metode “penyembuhan” terhadap kliennya.
Jika sudah mengandung kata “menyembuhkan” atau “membebaskan seseorang dari problema psikis maupun psikosomatis” maka sebenarnya seorang hypnotherapist Rmenurut Undang-undang Republik Indonesia No. 23 tentang Kesehatan, seorang hypnotherapist sudah termasuk ke dalam profesi tenaga kesehatan non dokter dan perawat, karena: jika ingin dijabarkan lebih lanjut maka seorang hypnotherapist adalah:

The U.S. (Department of Labor) Directory of Occupational Titles (D.O.T. 079.157.010
“Hypnotherapist — Induces hypnotic state in client to increase motivation or alter behavior pattern through hypnosis. Consults with client to determine the nature of problem. Prepares client to enter hypnotic states by explaining how hypnosis works and what client will experience. Tests subject to determine degrees of physical and emotional suggestibility. Induces hypnotic state in client using individualized methods and techniques of hypnosis based on interpretation of test results and analysis of client’s problem. May train client in self-hypnosis conditioning”.

Dari definisi di atas, maka seorang hypnotherapist adalah:

Seseorang yang melakukan induksi kepada kliennya untuk memasuki keadaan ter-hypnosis (hypnotic state) yang dapat meningkatkan motivasi, merubah perilaku atau anggapan / pemikiran negatif klien. Sebelumnya ia harus menerangkan proses hypnotherapy, apa yang akan dirasakan oleh klien selama dalam keadaan ter- hypnosis, menyiapkan klien untuk memasuki kondisi hypnosis, melakukan tes sugestibilitas psikis dan fisik klien, menemukan akar dari masalah klien, memberi sugesti positi yang sesuai untuk penyembuhan klien, dan mengajarkan klien untuk melakukan self hypnosis.

Seorang hypnotherapist akan menggunakan teknik-teknik hypnosis yang dikuasainya, untuk menyembuhkan berbagai masalah psikis dan psikosomatis kliennya, dengan hasil yang permanen.
Karena pikiran sadar manusia sangat kuat, seorang hypnoterapist harus mampu mengakses pikiran bawah sadar klien, menemukan akar masalah yang dihadapi klien, membimbing klien untuk mendapat ketentraman hati, pikiran yang tenang, membahagiakan, dan menghilangkan “penyakit” yang mungkin telah lama tersembunyi jauh di dalam pikiran bawah sadar klien.
Seorang Hypnotherapist, menggunakan hypnosis di bidang klinis, yang mencakup:
1. Promotive Clinical Hypnosis
2. Preventive Clinical Hypnosis
3. Curative Clinical Hypnosis
4. Habilatative and Rehabilitative Clinical Hypnosis

Seorang Hypnotherapist / Clinical Hypnotherapist bukanlah seorang Hypnotist (dalam hal ini: Stage Hypnotist), karena terdapat perbedaan tujuan yang mendasar antara seorang Hypnoterapist dan seorang Hypnotist.

Untuk menjadi seorang Hypnotist hanya diperlukan waktu training yang singkat, karena tujuannya adalah untuk menghibur orang dengan teknik-teknik hypnosis.

Untuk menjadi seorang Hypnotherapist diperlukan waktu training yang lebih lama, karena materi training yang diberikan adalah untuk melakukan terapi dengan hypnosis (curative hypnosis / hypnotherapy).

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO 23 TAHUN 1992 TENTANG KESEHATAN

KLIK BANNER INI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s